Pertahanan diri telur serangga: Diam tidak berarti menyerah

Anda tentu tidak akan ragu untuk mengatakan bahwa telur adalah tahapan hidup di dalam metamorfosis serangga yang paling rentan terhadap pemangsaan atau kanibalisme. Namun benarkah demikian?

Beberapa penelitian ternyata membuktikan bahwa telur seranggapun dilengkapi dengan sistem pertahanan yang cukup mumpuni, misalnya secara kimiawi dengan kandungan senyawa yang bersifat racun, sehingga tidak diminati lagi oleh calon pemangsa. Beberapa jenis serangga yang lain, misalnya kecoa, menyimpan telur-telurnya dalam sebuah wadah yang terbuat dari bahan yang kuat dan ulet, sehingga menyulitkan pemangsanya.

Bagaimana sebenarnya mekanisme pertahanan telur pada serangga? Silakan simak di Majalah SERANGGA edisi September 2011. Dapatkan kopinya dengan menghubungi Redaksi di HP 085228870594.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s