Trophallaxis

ENTOMOPEDIA

Pernah melihat dua ekor semut bertemu, kemudian tampak seperti “berciuman”? Perilaku ini mungkin saja merupakan bentuk kerjasama antar individu yang disebut trophallaxis.

Kata trophallaxis berasal dari dua kata, yaitu tropho– yang berarti makanan, dan -allaxis yang berarti pertukaran. Jadi, trophallaxis adalah pertukaran makanan atau cairan di antara individu dalam sebuah komunitas (terutama serangga, biasanya pada serangga sosial), meskipun juga ditemukan pada vertebrata. Trophallaxis pada serangga dapat berlangsung dari “mulut-ke-mulut” (stomodeal) atau dari “anus-ke-mulut” (proktodeal).  Perilaku unik ini memungkinkan individu serangga bertukar informasi dengan individu yang lain, di samping dapat digunakan untuk mencirikan sebuah koloni, sehingga “salah masuk” sarang dapat dihindari oleh anggota sebuah koloni. Pada rayap, trophallaxis berfungsi untuk “menularkan” mikrobia simbion dari generasi ke generasi.  Istilah ini diperkenalkan oleh seorang entomolog, William M. Wheeler pada tahun 1981.

Semut Camponotus pennsylvanicus mayor (kanan) mempunyai mandibula yang cukup besar, sehingga menyulitkannya untuk mendapatkan serpih-an pakan, sehingga membutuhkan individu minor untuk “menyuapi”-nya (sumber: http://bugguide.net)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s