Phytotelma (-ta)

ENTOMOPEDIA

Secara etimologi, kata phytotelma (kata tunggal) atau phytotelmata berasal dari kata Yunani: phyto– (tumbuhan) dan -telma (kolam). Jadi, phytotelma berarti “kolam” atau cekungan yang berisi air pada (bagian tubuh) tumbuhan. Anda pasti pernah memperhatikan, bahwa pada bagian tertentu pohon — umumnya adalah “ketiak” batang — ada bagian yang berbentuk lekukan seperti mangkuk. Pada musim hujan, bagian ini hampir selalu terisi air. Lalu, ada apakah di dalam “kolam” ini.

Pernah melihat tumbuhan kantung semar? Nah, tumbuhan ini adalah salah satu bentuk phytotelma dan membentuk kerjasama yang saling menguntungkan dengan serangga.

Sebagai tumbuhan karnivora (pemakan daging), tumbuhan ini memikat mangsanya dengan gabungan bau, warna, dan nektar. Mangsa yang tertangkap akan dicernakan di dalam kantung. Nah, larva beberapa jenis serangga, misalnya nyamuk (jentik-jentik) memanfaatkan bahan organik yang terkandung di dalam kolam ini, sedangkan sang tumbuhan akan mendapatkan tambahan “pupuk” atau pakan dari kotoran yang dikeluarkan oleh jentik-jentik tadi. Sebuah kerjasama yang baik bukan?

Tumbuhan kantung semar (Nepenthes sp.) yang tumbuh di hutan buatan di Kalimantan Selatan. Perhatikan bahwa di bibir kantung tersebut terdapat semut-semut yang perannya masih belum diketahui (menjadi mangsa atau serangga yang memanfaatkan serangga yang terperangkap di dalam kantung?) (sumber: http://en.wikipedia.org)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s