Hubungan mesra antara serangga dan tumbuhan

Serangga dan tumbuhan sudah mengembangkan hubungan yang mungkin hanya menguntungkan salah satu pihak (parasitisme), atau menguntungkan keduanya (mutualisme). Salah satu contoh hubungan pertama adalah pada kasus pemangsaan tumbuhan oleh serangga herbivora, sedangkan contoh hubungan kedua adalah penyerbukan tumbuhan oleh lebah atau kupu-kupu.

Sebagai sumber pakan, tumbuhan mengembangkan sistem pertahanan untuk mencegah serangga mengeksploitasi bagian tumbuhan secara berlebihan, dan sebaliknya serangga mengembangkan sistem untuk mematahkan ketahanan tumbuhan.

Sebagian besar serangga juga menggunakan tumbuhan sebagai tempat hidup dan berlindung. Rayap atau semut arboreal (lihat artikel tentang semut rangrang) menggunakan bagian tumbuhan untuk membangun koloni. Banyak jenis serangga herbivora menggunakan bagian-bagian tumbuhan untuk melindungi diri dari pemangsaan oleh musuh alaminya.

Belalang sembah adalah salah satu serangga yang menggunakan tumbuhan sebagai “meja makan”. Tubuhnya yang tersamar sempurna oleh dedaunan membuatnya leluasa untuk menunggu calon mangsa datang untuk ditangkap.

Belalang daun (famili Tettigonidae) Pterophylla camellifolia yang sayapnya amat mirip dengan daun, bahkan sampai ke urat daunpun ditirunya. Anda bisa mengenalinya di lapangan? (www.kaskus.us)

Artikel yang menarik ini dapat Anda peroleh dengan memesan di sini.

Rubrik Forum Majalah SERANGGA volume 1 nomor 2 (Januari 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s