Pelangi, si lebah madu

KARYA KITA

oleh: Palupi Jatuasri (http://asree84.wordpress.com)

 

Ufuk timur memerah

Kulihat sahabatku Mentari menggeliat perlahan

menyapaku ramah

“Selamat pagi, Pelangi!”

Tentu, dengan riang akan kusapa kembali ia

“Hai, selamat pagi Mentari..!!”

Begitulah pagi di sepanjang hidupku

Bila ia tiada muncul

Hariku akan bermuram sungguh

Pelangi, itulah namaku

Seekor lebah madu

Kuhabiskan waktu di kebun hijau milik Pak Danu

Rindangnya pohon kapuk randu menjadi peneduh sarangku

Dan kali ini..

biar kubagi kisahku padamu,

Kisah Pelangi

Lebah mungil yang hidup dalam sebuah koloni

bernama Istana Mini

Akulah Pelangi si lebah pemandu

Tahukah engkau lebah pemandu?

Setiap hari tugasku memandu

teman-teman lebah pekerja

agar mereka menemukan nektar

bagi koloni di Istana Mini-ku

Setelah Mentari mencapai sepenggalah naiknya

aku akan pergi meninggalkan sarang

dan inilah aku, Pelangi si lebah pemandu

pergi menjalankan titah

dari sang Ratu

Satu ingin agar hadirku menjadi manfaat

untuk mereka yang ada di Istana Mini juga Pak Danu

Maka izinkan aku bekerja, Tuhan

sepanjang usiaku

Biarkan aku terbang

melayang jauh… tinggi

menggapai awan

menempuh jauh perjalanan bersama semilir angin

sembari bersenandung kecil

Sesekali terbersit dalam angan

Ketika jauh t’lah kutempuh jalan

adakah aku bisa pulang ke sarang?

Oh, sungguh sebuah anugrah Tuhan

Kumiliki sahabat sebaik Mentari

Meski tiap empat menitnya ia bergeser

empat derajat ke barat

berganti posisi

sungguhlah ia membantuku tuk temukan

jalan pulang ke Istana Mini

setiap hari

Ketika t’lah kutemukan hamparan bunga-bunga

aku akan bersiul kegirangan

Mengecap sedikit nektarnya

lalu menimbang sekiranya pantas

tuk kukabarkan kepada teman-teman lebah pekerja

Sekiranya layak, aku akan pulang

membawa sebuah kabar baik untuk mereka

Lewat gemulai tarianku

di tengah kerumunan koloni Istana Mini

teman-teman lebah pekerja akan tahu

ke mana sayap kecil mereka mesti tertuju

Demikianlah waktuku bergulir begitu syahdu

Dan kau tahu?

Itulah yang membuatku bahagia

menjadi Pelangi si lebah madu

Karang, 19 September 2010

Lebah sedang memanen nektar dan serbuk sari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s