Lalat buah tephritid

Lalat buah hama dari famili Tephritidae adalah salah satu hama penting pada tanaman buahan dan sayuran (hortikultura) di Indonesia dan dunia. Larvanya (disebut sindat) merusak dan memakan bagian dalam buah. Buah yang dirusak oleh larva ini akan membusuk, karena dirusak pula oleh jamur dan bakteri yang masuk melalui luka buatan larva lalat buah, dan akhirnya jatuh ke tanah. Secara teknis, buah yang jatuh ke tanah menandakan bahwa larva lalat buah memasuki tahap pupasi (pembentukan pupa atau kepompong) dan siap berpupa di dalam tanah.

Bactrocera dorsalis sedang menyisipkan telur-telurnya di bawah permukaan kulit buah (en.wikipedia.org)

Kerusakan akibat lalat buah cukup nyata, namun masih kurang dipedulikan oleh manusia. Meskipun teknologi pengendalian lalat buah cukup banyak tersedia, penerapannya masih membutuhkan banyak kajian untuk memperoleh hasil optimal.

Larva Ceratitis capitata (en.wikipedia.org)

Artikel ini membahas bioekologi lalat buah, kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan, dan taktik pengendalian dan pengelolaan yang potensial dilakukan. Pengembangan-pengembangan taktik pengendalian juga mungkin dilakukan berdasarkan paparan pada artikel ini.

Temukan bahasan lengkapnya di artikel yang dapat dipesan di sini.

Rubrik Serangga di Sekitar Kita Majalah SERANGGA volume 1 nomor 1 (November 2010)

13 thoughts on “Lalat buah tephritid

  1. Pingback: Hubungan mesra antara serangga dan tumbuhan « Majalah SERANGGA online

  2. saya mau tanya?? insektisida apa yang bisa membunuh Bactrocera dorsalis (lalat buah) tanaman apa yang bisa mengusir lalat buah tersebut??
    petani tanah karo sudah resah dengan lalat buah ini….panen jeruk selalu galal…
    trimakasih…

    • Pak Alex Yth.,
      Terima kasih kunjungannya. Sampai saat ini, belum ada insektisida yang cocok untuk lalat buah. Pertama, larva lalat buah yang menjadi hama (utama) berada di dalam buah, sehingga sulit bagi insektisida untuk membunuhnya. Kedua, jika kita menggunakan insektisida sistemik, maka jeruk-jeruk kita jelas juga akan mengandung racun. Ini berbahaya bagi konsumen.
      Jika saya boleh bertanya, apakah varietas jeruknya? Keprok Siemkah? Berapa lama sudah terjadi serangan lalat buah? Saya mungkin harus mencoba melihat permasalahan secara lebih luas, sehingga penyelesaiannyapun bisa menyeluruh. Mohon informasinya.

    • Pak Alex, saya lupa bertanya, apakah Bapak menemukan lalatnya? Karena ada hama jeruk yang juga membuat busuk buah, namanya Citripestis, yang di Jawa Timur juga cukup merusak. Jika berkenan, silakan mengirimkan buah yang terserang ke:

      Nugroho Susetya Putra
      Fakultas Pertanian
      Universitas Gadjah Mada
      Jl. Flora 1 Bulaksumur
      Yogyakarta 55281

      Saya akan mencoba melihat spesies hamanya. Karena bila berbeda jenis hama, pendekatan pengendaliannyapun bisa jadi berbeda.

      Terima kasih.

      • Trimakasih pak atas tanggapannya,
        jenis lalat buahnya itu sama dengan LALAT BUAH (Bactrocera sp, Dacus dorsalis).. dampaknya pada jeruk
        1.warna kuning pucat
        2,setelah 2 minggu buah lepas tangkai
        3. buah jeruk busuk kalo dikupas sudah ada larva ulat…
        untuk lebih jelasnya nnt saya kirim sampel lalatnya, dan buah jeruk yg sudah terkena lalat buah…
        serangan hama lalat buah sudah dua tahun terahir ini,, perkembangan hama lalat buah sangat pesat, seluruh kab karo sudah terkena dampaknya…
        Komoditi terbesar di tanah karo adalah jeruk, mungkin 1 atau 2th lagi jeruk tanah karo akan tidak ada lagi,
        klo tidak ada cara memberantas hama LALAT BUAH (Bactrocera sp, Dacus dorsalis).

        siapa lagi yang membantu petani indonesia kalo bukan kita……!!!!!!
        trimakasih..

  3. pak, apakah udah ada solusinya??
    soalnya sampai hari ini masalah lalat buah tersebut belum teratasi di tanah karo..
    kami akan sangat berterimakasih jika bapak berekan melakukan penelitian untuk masalah ini..

    • mBak/ Bu Nuri Yth. Terima kasih atas kunjungannya. Sebenarnya solusi mengendalikan hama terletak pada konsistensi untuk mengelola lingkungan, bukan sekedar menyelesaikan secara sepintas. Artinya, permasalahan lalat buah di tanah Karo harus dilihat secara luas, meliputi lingkungan, faktor masyarakat, dan hama itu sendiri. InsyaAllah lalat bukan merupakan problem yang tak terselesaikan. Senang sekali jika saya diberi kesempatan untuk melakukan penelitian di sana. Salam.

      • Oya, buku tentang Lalat Buah Hama sedang saya siapkan. Doakan mudah-mudahan segera terbit dan dapat menjadi bagian dari solusi mengatasi lalat buah. Boleh saya minta alamat e-mail Bu Nuri dan Pak Alex? Lewat email mungkin lebih nyaman.

  4. Kalau saya cenderung melihat masalah ini dari sisi daya tahan tanaman. Bisa kita lihat kalau tanaman jeruk masih muda cenderung lebih tahan terhadap serangan lalat buah dari pada tanaman tua. Mengapa demikian? Karna secara alamiah jeruk dapat mengeluarkan semacam zat feromon untuk mengusir hama, dan juga dapat menghasilkan sejenis lapisan lilin di kulit untuk pertahanan. Pada tanaman yg telah tua , umumnya karna pemupukan kimia yg tidak seimbang dalam jangka waktu yg lama, telah mengakibatkan kerusakan pada sistem pertahanan tanaman. Buktinya, kita bisa lihat tanaman jeruk liar di dalam hutan sangat tahan terhadap hama.. jadi mari kita berpikir jernih untuk memperbaiki kualitas tanah, dan menyeimbangkan kadar hara untuk tanaman kita sehingga sistem kekebalan tanaman kembali bekerja degn baik.

    Teori ini sudah saya praktekkan di beberapa kebun di tanah karo..bila bapak2 tertarik dengan teori saya ini tolong email saya. Tommylim88@yahoo.com.Trims

    • Terima kasih komennya. Memang benar adanya seperti itu. Lalat buah akan datang pada inang dengan mempertimbangkan dua hal, yaitu (1) nutrisi (yang berguna) dan (2) senyawa berbahaya (merugikan). Jika buah mengandung nutrisi yang lebih banyak daripada senyawa berbahaya, maka dia akan diterima oleh lalat buah.

    • Saya setuju karena secara teoritis, pupuk nitrogen yang diberikan terlalu banyak pada tanaman justru akan menurunkan ketahanan tanaman terhadap serangga hama maupun juga patogen. Dan faktor tanah menjadi penting, karena misalnya tanah sudah mengandung cukup nitrogen yang dibutuhkan oleh tanaman, maka penambahan tidak dibutuhkan lagi. Terima kasih atas tanggapannya.

  5. cara alami yang bisa membantu mengurangi lalat buah di kebun jeruk kita apa yang bisa kami lakukan pak??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s