Warning coloration, warna cerah untuk pertahanan

Pada umumnya, orang memahami bahwa serangga yang mempunyai warna tubuh cerah adalah sangat menarik. Sebuah penilaian yang tidak salah tentunya. Namun, tahukah Anda, bahwa warna tubuh yang cerah dan berwarna-warni tersebut ternyata justru menandakan bahwa organisme tersebut berbahaya?

Para ahli entomologi sepakat bahwa warna cerah tubuh pada serangga adalah tanda bahwa tubuh mereka mengandung racun. Istilah warning coloration kemudian menjadi umum digunakan untuk mendefinisikan cara peringatan oleh serangga (dan organisme lain) menggunakan warna yang cerah kepada organisme lain, biasanya musuh alami mereka.

Fenomena warning coloration mula-mula diamati oleh Alfred R. Wallace, kemudian dilanjutkan oleh E.B. Poulton. Pengamatan mereka juga menjelaskan bahwa pemangsa organisme yang berwarna-warni tersebut juga cenderung menyesuaikan diri terhadap keadaan tersebut. Pada beberapa jenis pemangsa, racun yang terkandung pada tubuh mangsanya mampu mereka atasi, sehingga tidak berdampak mematikan.

Kupu-kupu Junonia coenia (en.wikipedia.org)

Larva J. coenia yang berwarna-warni ini memperoleh senyawa iridoid glycoside dari tumbuhan genus Plantago (en.wikipedia.org)

Temukan bahasan lengkapnya di artikel yang dapat dipesan di sini.

Rubrik Yang Unik pada Serangga Majalah SERANGGA volume 1 nomor 1 (November 2010)

2 thoughts on “Warning coloration, warna cerah untuk pertahanan

  1. Pingback: Hubungan mesra antara serangga dan tumbuhan « Majalah SERANGGA online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s