Mengapa serangga sanggup bertahan di alam?

Artikel “Peran serangga di alam” masih menyisakan sebuah pertanyaan penting, yaitu bagaimana serangga mampu beradaptasi dan akhirnya bertahan di alam yang ganas ini? Jika ditilik sepintas, maka tubuh serangga yang kecil tersebut terkesan ringkih. Namun, jika dibandingkan dengan kelompok binatang lain yang lebih besar, misalnya mamalia, maka harus diakui bahwa serangga lebih berhasil dalam hal bertahan hidup.

Para ahli sepakat bahwa kehebatan serangga didukung oleh beberapa hal. Kerangka luar serangga, dan artropoda pada umumnya, yang disebut eksoskeleton, adalah sebuah bangunan super yang melindungi sistem tubuh serangga di dalamnya. Selain itu, ukuran tubuh yang kecil memungkinkan serangga menggunakan sumber daya alam dengan sangat efisien. Hampir semua serangga juga dikaruniai kemampuan untuk berkembang biak yang luar biasa. Beberapa serangga, misalnya kutu afid, bahkan sanggup “melahirkan” anak tanpa didahului dengan pembuahan.

Metamorfosis adalah salah satu fasilitas yang mendukung serangga untuk hidup. Misalnya, ulat adalah mesin makan yang sempurna, yang akan menentukan keberhasilannya pada fase hidup berikutnya, yaitu kupu-kupu.

Sayap yang tumbuh pada serangga memungkinkan mereka berpindah tempat dengan cepat, dan pada beberapa jenis, digunakan pula untuk mempertahankan diri terhadap serangan dari musuh-musuhnya.

Dan, jangan lupa, bahwa ukuran tubuh serangga yang kecil justru mengoptimalkan jaringan otot mereka untuk mengangkat benda-benda yang bobotnya melebihi bobot tubuhnya sendiri. Jika Anda melihat beberapa ekor semut mengangkat sebuah keratan benda, maka itulah contoh kekuatan tubuh serangga.

Temukan bahasan lengkapnya di artikel yang dapat dipesan di sini.

Rubrik Forum Majalah SERANGGA volume 1 nomor 1 (November 2010)

4 thoughts on “Mengapa serangga sanggup bertahan di alam?

    • Ya betul mas. Kecil tapi sakti…he…he… Ingat dulu pernah disengat tawon vespid. Sakitnya gak sembuh dua hari….

  1. Pingback: Membuat kerangka tulisan ilmiah populer adalah wajib! « Menulis Ilmiah Populer

  2. Pingback: Nitrogen mempengaruhi kesukaan serangga herbivora pada tumbuhan « Majalah SERANGGA online

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s